TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

Spider-Man Buktikan Eksistensinya dengan Kuasai Box Office dan Jadi Tren Viral di Internet

j
Rabu, 19 Agu 2026•19 Agu 2026
Spider-Man Buktikan Eksistensinya dengan Kuasai Box Office dan Jadi Tren Viral di Internet
Poster Spider-Man: Brand New Day. Sumber: The DirectFoto: jihan ulin nuha / Zetizen Media

Zetizen.com - Popularitas Spider-Man kembali mencuri perhatian dunia pada 2026. Kehadiran film terbaru, Spider-Man: Brand New Day, membuat karakter manusia laba-laba kembali menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan.

Tidak hanya di bioskop, demam Spider-Man juga merambah media sosial lewat berbagai meme dan tren yang mengadaptasi gaya khas sang superhero.

Salah satu yang belakangan menarik perhatian adalah tren berpose seolah-olah sedang bergelantungan di plafon rumah. Tren tersebut semakin menarik karena sejumlah idol K-pop ikut mencoba gaya yang terinspirasi dari Spider-Man.

Brand New Day Sukses Dongkrak Popularitas Spider-Man

Poster resmi film Spider-Man Brand New Day. Sumber: The Direct

Spider-Man: Brand New Day menjadi film terbaru yang kembali menampilkan Tom Holland sebagai Peter Parker. Film ini disutradarai Destin Daniel Cretton dan turut dibintangi Zendaya, Sadie Sink, Jacob Batalon, Jon Bernthal, hingga Mark Ruffalo.

Dalam cerita kali ini, Peter Parker menjalani kehidupan sebagai Spider-Man secara penuh di dunia yang sudah tidak mengingat identitasnya.

Antusiasme terhadap film tersebut terlihat sangat besar sejak penayangannya. Spider-Man: Brand New Day meraih sekitar US$360 juta di Amerika Serikat dan Kanada pada akhir pekan pembukaannya.

Secara global, film tersebut mengumpulkan sekitar US$932 juta dan mencatat salah satu pembukaan terbesar dalam sejarah perfilman. Kesuksesan tersebut memperlihatkan bahwa daya tarik Spider-Man masih sangat kuat.

Karakter yang sudah dikenal selama puluhan tahun itu kembali menjadi bagian penting dari percakapan budaya pop, termasuk di media sosial.

Gaya Spider-Man Bergelantungan di Plafon Jadi Tren di Media Sosial

Di tengah kembalinya popularitas Spider-Man, muncul tren media sosial yang membuat seseorang terlihat seperti sedang bergelantungan di plafon rumah.

Konsepnya cukup sederhana. Pengguna mengambil gambar atau video dengan perspektif tertentu sehingga posisi tubuh tampak seolah-olah berada di langit-langit. Hasilnya menciptakan ilusi seperti Spider-Man yang dapat merayap di dinding dan plafon.

Tren tersebut menjadi menarik karena menghasilkan visual yang tidak biasa. Ruangan rumah yang sebenarnya sederhana dapat berubah menjadi seperti adegan dari film superhero hanya dengan memanfaatkan sudut kamera, posisi tubuh, dan sedikit kreativitas.

Fenomena seperti ini juga menunjukkan bagaimana adegan atau karakter dari film populer dapat dengan cepat berubah menjadi format hiburan baru di media sosial.

Idol K-Pop Ikut Ramaikan Demam Spider-Man

Beberapa idol K-Pop yang ikut berpartisipasi dalam tren Spider-Man. Sumber: Tiktok

Tren Spider-Man kemudian ikut masuk ke dunia K-pop. Salah satu idol yang dikaitkan dengan fenomena ini adalah James dari CORTIS. Dalam unggahan di Weverse, James menggunakan referensi “spider-man” dalam rangkaian konten yang dibagikannya kepada penggemar.

James bukan satu-satunya idol K-Pop yang ikut berpartsipasi tren Spider-Man. Jake ENHYPEN juga menjadi perhatian penggemar setelah mengunggah konten bertema Spider-Man pada awal Agustus 2026. Pembahasan mengenai unggahan tersebut kemudian ramai di komunitas penggemar ENHYPEN.

Bagi penggemar, kemunculan idol dalam tren semacam ini tentu menjadi hiburan tersendiri. Terlebih, Spider-Man memang bukan karakter yang asing bagi komunitas K-pop. Dalam wawancara dengan ELLE, Ni-ki ENHYPEN pernah menyebut Spider-Man sebagai superhero favoritnya.

Gejala tersebut memperlihatkan bagaimana popularitas Spider-Man tidak berhenti di layar lebar. Setelah film terbaru kembali mendapatkan perhatian besar, karakter tersebut ikut hadir dalam bentuk meme, video pendek, foto kreatif, hingga tren yang dilakukan para figur publik.

Bukti Kuat Eksistensi Spider-Man Sebagai Ikon Superhero

Hubungan antara film dan tren media sosial memang tidak selalu berarti bahwa sebuah tren secara langsung muncul karena film. Namun, keduanya menunjukkan momentum yang sama: Spider-Man sedang kembali menjadi bagian dari percakapan budaya pop global.

Ketika karakter tersebut kembali populer, tidak mengherankan jika gaya khasnya ikut diadaptasi oleh pengguna media sosial. Pose bergelantungan di plafon pun menjadi cara sederhana untuk membawa sedikit nuansa Spider-Man ke kehidupan sehari-hari.

Bagi penggemar K-pop, keterlibatan idol seperti James CORTIS dan Jake ENHYPEN membuat tren tersebut semakin menarik. Sementara bagi penggemar film superhero, fenomena ini menjadi bukti bahwa popularitas Spider-Man masih mampu menembus berbagai komunitas dan generasi.

Dari bioskop hingga plafon rumah, Spider-Man kembali menunjukkan bahwa sang manusia laba-laba belum kehilangan tempatnya dalam budaya populer.

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →