TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

4 Rekomendasi Musik Eksperimental

f
Penulis:fahri syadia
Senin, 30 Jan 2017•30 Jan 2017
4 Rekomendasi Musik Eksperimental
Default CaptionFoto: fahri syadia / Zetizen Media

Zetizen.com – Musik eksperimental masih tergolong genre yang belum familiar bagi masyarakat Indonesia. Tapi, salah satu grup musik eksperimental Indonesia, Duo Senyawa, berhasil menorah prestasi di kancah internasional lho. Oleh karena itu, kita harus tahu seperti apa musik eksperimental. Yuk, simak beberapa referensi grup musik eksperimental!

Wintergatan

Mesin Custom (Foto: Part Solutions)

Dari segi elemen pembentuk musik, Wintergatan sebenarnya mirip Senyawa. Sebab, Wintergatan banyak menambahkan suara-suara dari elemen non-musik seperti yang dilakukan Senyawa. Musisi asal Swedia ini juga mengadopsi genre folktronica yang berarti menggabungkan antara alat musik tradisional, akustik, dan musik elektornik. Salah satu karyanya yang paling fenomenal adalah lagu Marble Machines. Wintergatan membangun sebuah mesin custom berisi dua ribu kelereng yang membentuk rangkaian musik yang indah!

Holly Herndon

Holly Herndon (Foto: Holly Herndon)

Musisi asal Amerika ini juga diperhitungkan sebagai salah satu ikon musik eksperimental kontemporer. Holly memiliki latar belakang sebagai sound engineer. Hal itu berimbas pada kekayaan warna suaranya yang memang menawan, bervariasi, dan padu. Dia pun dijuluki ‘‘ratu musik tech-topia’’ lho! Holly juga cerdik dalam melakukan ilusi visual lewat video klip bernuansa surealisme. Bahkan, dia juga melibatkan hal-hal yang dekat dengan anak muda seperti laptop dan aplikasi-aplikasinya.

Amnesia Scanner

Logo Amnesia Scanner (Foto: YouTube)

Grup asal Jerman ini termasuk grup eksperimental rising star. Pitchfork, majalah online asal Amerika, pun menganugerahi album terbarunya, AS CRUST (2016), sebagai Best Experimental Music Album of The Year. Tipikal musik yang dimainkan Amnesia Scanner ini fokus pada elektronik. Meski begitu, pewarnaannya mulai dari bass yang berat dan vokal elektronik yang dibuat putus-putus.

Musik eksperimental ala Amnesia Scanner dipadukan lagi dengan ilusi visual yang menawan. Hal itu terlihat dari semua video klipnya maupun isi website mereka. Yap, website Amnesia Scanner nggak memberi info, tapi cuma suara eksperimental dan ilusi visual! Jadi, ada dua hal yang mungkin dialami visitors: terpukau atau pusing.

Radiohead

Radiohead (Foto: Flavor Wire)

Mungkin kamu familiar dengan nama Radiohead. Yap, musik Radiohead memang sukses secara komersil. Band asal Inggris ini lebih identik dengan alternative rock atau britpop. Tapi, Radiohead juga punya sisi eksperimental lho, apalagi saat mereka memutuskan kontrak dengan label pada 2007. Mereka jadi bebas eksplorasi dan memilih musik eksperimental.

Album In Rainbow (2008), The King of Limbs (2011), dan A Moon Shaped Pool (2016) adalah hasil eksplorasi Radiohead. Harmoni antara cengkok vokal britpop dengan bunyi-bunyian random khas musik eksperimental terangkai indah. Oleh karena itu, Radiohead dipuji karena bisa mengemas avant-garde ala musik eksperimental menjual di ranah mainstream.

Sumber: Pitchfork, Observer | Editor: Ratri Anugrah

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →