TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

Profil Band Perunggu, Band Pulang Kantor yang Jadi Suara Generasi Muda Indonesia

a
Jumat, 24 Jul 2026•24 Jul 2026
 Profil Band Perunggu, Band Pulang Kantor yang Jadi Suara Generasi Muda Indonesia
Personel Band Perunggu yang dikenal sebagai "Band Pulang Kantor" dan berhasil menarik perhatian generasi muda melalui karya-karya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Foto: arya yudhistira / Zetizen Media

Zetizen.com - Rutinitas sebagai pekerja kantoran tidak selalu menjadi penghalang untuk mengejar mimpi di dunia musik. Bagi tiga personel Band Perunggu, pengalaman menjalani kehidupan profesional justru menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan lagu yang dekat dengan keresahan generasi muda. Dikenal sebagai "Band Pulang Kantor", grup rock alternatif asal Jakarta ini berhasil mengubah cerita tentang pekerjaan, kehidupan kota, dan perjalanan mencari makna hidup menjadi karya yang terasa dekat bagi banyak pendengar.

Dibentuk pada 2019, Band Perunggu mulai dikenal melalui lagu-lagu dengan lirik yang jujur dan menggambarkan pengalaman sehari-hari. Mulai dari tekanan pekerjaan, hubungan keluarga, rasa lelah, hingga proses menemukan jati diri menjadi tema yang sering muncul dalam karya mereka.

Berbeda dari banyak musisi yang mengangkat kisah percintaan, Perunggu hadir dengan sudut pandang yang lebih dekat dengan realitas kehidupan. Tidak heran jika banyak pendengar, terutama generasi muda dan pekerja urban, merasa cerita dalam lagu mereka seperti menggambarkan perjalanan hidup sendiri.

Apa Itu Band Perunggu?

Momen kebersamaan personel Band Perunggu yang mencerminkan kekompakan mereka di balik proses berkarya. Sumber: Instagram@perunggu__

Perunggu merupakan trio rock alternatif yang berasal dari Jakarta. Band ini digawangi oleh Maul Ibrahim sebagai vokalis dan gitaris, Adam Adenan sebagai bassist sekaligus vokalis latar, serta Ildo Hasman di posisi drummer dan vokalis latar. Ketiganya membentuk Perunggu pada 2019 setelah kembali berkumpul untuk bermain musik seusai menjalani rutinitas sebagai pekerja kantoran.

Keunikan tersebut membuat Perunggu dikenal luas dengan julukan "Band Pulang Kantor". Julukan itu bukan sekadar identitas, melainkan cerminan perjalanan mereka yang memanfaatkan waktu setelah bekerja untuk tetap berkarya di dunia musik.

Mengapa Band Perunggu Begitu Dekat dengan Anak Muda?

Band Perunggu tampil dengan formasi lengkap sebagai salah satu grup musik rock alternatif yang banyak digemari generasi muda Indonesia. Sumber: Instagram @perunggu__

Salah satu alasan Perunggu digemari generasi muda adalah karena mereka tidak berusaha tampil sempurna. Sebaliknya, lagu-lagu mereka justru mengangkat keresahan yang sering dialami banyak orang.

Mulai dari tekanan pekerjaan, rasa jenuh menjalani rutinitas, hingga kebingungan menentukan arah hidup, semuanya dibalut dalam lirik yang sederhana tetapi mengena. Pendengar merasa tidak sedang diberi nasihat, melainkan ditemani oleh seseorang yang mengalami perjalanan hidup serupa.

Pendekatan inilah yang membuat karya Perunggu mudah diterima oleh mahasiswa yang sedang mempersiapkan karier maupun pekerja muda yang tengah menghadapi tantangan dunia profesional.

Perjalanan Karier Band Perunggu

Penampilan Band Perunggu dibandung pada tahunl 2026 Sumber: Instagram @Perunggu__

Awal perjalanan Perunggu dimulai lewat perilisan single "Menyala" pada 2019. Lagu tersebut menjadi langkah awal yang memperkenalkan karakter musik mereka, yaitu perpaduan rock alternatif dengan lirik yang dekat dengan pengalaman sehari-hari.

Pada 2020, mereka merilis EP Pendar yang semakin memperkuat identitas musikal band ini. Dua tahun kemudian, Perunggu meluncurkan album perdana Memorandum yang membawa tema tentang kehidupan pekerja kelas menengah di kota besar, mulai dari rutinitas, tekanan hidup, hingga proses mencari makna di tengah kehidupan modern.

Perjalanan Perunggu terus berkembang melalui berbagai penampilan di festival musik nasional hingga perilisan album kedua Dalam Dinamika pada 2025. Karya-karya tersebut menunjukkan konsistensi mereka dalam menghadirkan musik yang relevan dengan pengalaman generasi muda.

Lagu-Lagu Perunggu yang Wajib Didengarkan

Beberapa lagu Perunggu menjadi favorit pendengar karena memiliki makna yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Di antaranya adalah Menyala, Jenuh Kan Ku Telan, 33x, Tarung Bebas, Pastikan Riuh Akhiri Malammu, hingga Berhasil. Lagu-lagu tersebut menghadirkan kombinasi aransemen rock yang hangat dengan lirik penuh refleksi tentang keluarga, pekerjaan, persahabatan, dan harapan.

Banyak pendengar menganggap lagu-lagu Perunggu sebagai teman dalam perjalanan pulang kerja atau saat sedang mencari semangat menjalani hari berikutnya.

Sosok Personel yang Menginspirasi

Daya tarik Perunggu tidak hanya berasal dari musiknya. Ketiga personelnya juga dikenal memiliki latar belakang profesional di luar industri musik.

Fakta tersebut sempat menarik perhatian ketika latar belakang profesional mereka di LinkedIn banyak dibicarakan oleh pengguna media sosial. Banyak orang baru menyadari bahwa pengalaman bekerja di dunia profesional menjadi salah satu sumber inspirasi utama di balik lirik-lirik Perunggu yang terasa autentik.

Pengalaman nyata itulah yang membuat pesan dalam lagu mereka terasa lebih tulus dibanding sekadar imajinasi.

Mengapa Musik Perunggu Terus Berkembang?

Band Perunggu tampil membawakan lagu-lagu mereka di hadapan para penonton dalam sebuah pertunjukan musik. Sumber: Instagram @perunggu__

Di tengah industri musik yang bergerak cepat, Perunggu memilih mempertahankan identitas mereka. Mereka tidak mengejar tren sesaat, melainkan fokus menghasilkan karya yang relevan dengan perjalanan hidup pendengarnya.

Pendekatan tersebut membuat basis penggemar mereka terus bertambah. Banyak anak muda merasa Perunggu bukan hanya band yang menghibur, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan rasa dipahami ketika menghadapi tekanan hidup sehari-hari.

Popularitas Band Perunggu menunjukkan bahwa musik dengan cerita yang jujur masih memiliki tempat besar di industri musik Indonesia. Mereka membuktikan bahwa pengalaman sederhana tentang pekerjaan, kehidupan kota, dan perjalanan mencari makna diri dapat diubah menjadi karya yang mampu mewakili banyak pendengar, khususnya generasi muda yang sedang menghadapi berbagai fase kehidupan.

Penasaran dengan perjalanan Band Perunggu hingga dikenal sebagai "Band Pulang Kantor"? Yuk, simak artikel ini lebih lanjut untuk mengenal kisah, perjalanan karier, hingga karya-karya mereka yang dekat dengan realitas kehidupan. Jangan lupa dengarkan lagu-lagu Band Perunggu seperti Menyala, Jenuh Kan Ku Telan, dan album Dalam Dinamika untuk merasakan cerita yang mereka sampaikan melalui musik.

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →