Zetizen - Serangan panik atau panic attack merupakan suatu kondisi yang membuat seseorang merasa ketakutan, gelisah, dan cemas.Intensitas ketakutan dan kecemasan yang dialami oleh seseorang ini sehingga dapat melemahkan atau bahkan melumpuhkan kondisinya.
Kondisi ini bisa saja terjadi kapanpun dan dimanapun, padahal tidak ada bahaya yang mengancam. Penyebab dari serangan panik pada seseorang tidaklah terlihat jelas, lantaran seseorang yang mengalami serangan panik cenderung terlihat biasa di hadapan publik.
Serangan panik ini menimbulkan kecenderungan individu yang merasa dirinya hilang kendali seolah mendapat penyakit mematikan, sehingga akan terasa sangat menakutkan bagi penderita panic attack.
Tak jarang seseorang yang mengalaminya akan terus menerus memeriksakan kondisi fisiknya ke dokter, padahal jika dilakukan pemeriksaan lebih mendalam kondisi tubuhnya terlihat normal.
Namun setiap serangan panik tersebut datang, penderita akan tetap pergi ke dokter untuk memeriksa kondisi tubuhnya.
Bagi sebagian orang mungkin serangan panik hanya datang satu kali. Namun ada juga yang mengalami serangan panik secara berulang-ulang dan hidup dalam lingkaran menakutkan tersebut.
Kondisi tersebut merupakan gangguan panik atau panic disorder. Penderitanya akan dihantui ketakutan secara terus menerus.Meski serangan panik tidak mempengaruhi kondisi fisik, tetapi kehidupan dari si penderita akan sangat terpengaruh jika serangan panik tiba-tiba datangi.
Banyak artis yang mengalami kondisi serangan panik dengan penyebab yang tidak diketahui seperti, Jennifer Lopez, Selena Gomez, Aura Kasih, dan Zayn Malik.
Panic attack berbeda dengan anxiety. Panic attack cenderung berlangsung dalam durasi singkat dan terjadi secara tiba-tiba atau spontan.
Biasanya akan berlangsung dalam durasi waktu beberapa menit hingga satu jam. Kondisi ini biasanya disertai dengan gejala fisik yang kuat seperti mual dan sesak napas.
Sementara anxiety atau kecemasan merupakan perasaan takut dan cemas yang berlangsung dalam waktu yang lebih lama yakni dalam hitungan jam, hari, bahkan bisa berlangsung selama berminggu-minggu.
Untuk penyebabnya sendiri biasanya dipengaruhi oleh situasi tertentu yang membuat penderita stress dan merasa khawatir berlebihan. Anxiety ini bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya serangan panik.
Penyebab Serangan Panik
Serangan panik bisa saja terjadi karena stress yang dialami cukup intens. Inilah beberapa penyebab terjadinya serangan panik pada individu.
Genetik biasanya terjadi akibat pola kecemasan dalam anggota keluarga sekandung. Biasanya ada anggota keluarga juga yang mengalami gangguan serangan panik.
Serangan panik juga bisa terjadi akibat gangguan fungsional sistem saraf yang berbentuk hiperaktif nya saraf dan gangguan biokimia dalam saraf otak.
Tterjadi akibat temperamental dimana seseorang cenderung lebih sensitif dan stres terhadap sesuatu.
Pernah mengalami kondisi yang membuat dirinya mengalami stres berat.
Adanya perubahan besar di dalam hidup.
Merokok dan meminum kopi secara terus-menerus.
Adanya riwayat kekerasan fisik dan seksual yang terjadi.
Gejala yang Timbul Akibat Serangan Panik
Gejala panik biasanya akan muncul secara tiba-tiba. Namun tentunya setiap orang akan mengalami gejala yang berbeda-beda.
Tanda-tanda gejala panik biasanya akan terlihat jelas seperti, jantung berdebar, sesak nafas, gemetar, keringat berlebihan, mual, merasa tidak nyata atau terlepas dari lingkungan, dan perasaan mati rasa.
Tips Mengatasi Serangan Panik
Meskipun serangan panik sangatlah menakutkan dan cenderung tidak terkontrol, penting perlu diingat bahwa panic attack akan berlalu.
Nah jika kamu berada di situasi maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Berikut tips yang dapat dilakukan ketika serangan panik datang secara tiba-tiba.
Pertama mengendalikan rasa takut yang muncul dalam pikiran dengan meyakinkan diri bahwa serangan akan cepat berlalu.
Kemudian bisa menceritakan rasa takut yang ada dalam diri pada orang-orang terdekat. Selanjutnya kendalikan pernapasan dengan menarik udara secara dalam melalui hidung kemudian hembuskan melalui mulut.
Selain itu, serangan panik juga dapat diminimalisir dengan menutup mata sejenak apalagi jika disebabkan oleh pemicu yang membuat kewalahan.
Terutama saat berada di lingkungan yang cukup membuat konsentrasi buyar. Maka dari itu disarankan untuk menutup mata sejenak.
Selain mengatasinya, kamu juga bisa mencegah serangan panik yang bisa saja muncul secara tiba-tiba yakni dengan melakukan beberapa cara berikut seperti melakukan latihan pernapasan, olahraga secara teratur, mengkonsumsi makanan secara rutin dan sehat, serta melakukan terapi kognitif.
Itulah penjelasan terkait panic attack, gejala, dan juga cara mengatasinya. Ikutilah langkah tersebut agar tidak terjadi serangan panik.



