TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

4 Modal Jadi Visual Merchandiser

z
Penulis:zetizen
Sabtu, 23 Apr 2016•23 Apr 2016
4 Modal Jadi Visual Merchandiser
Default CaptionFoto: zetizen / Zetizen Media

Zetizen.com - Jadi seorang visual merchandiser (VM) emang keren. Sebab, selera interiormu bisa memengaruhi jumlah pembelian produkmu. Nah, kabar baiknya siapapun bisa banget menekuni profesi itu loh. Tapi ada beberapa sifat yang harus kembangin sejak dini kalau kamu pengen jadi merchandiser yang outstanding. Ini empat modalnya.

 

Cepat Tanggap dan Mau Menerima Kritik

Pekerjaan VM yang tiap hari mendekorasi toko sekilas memang seru. Tapi dibalik itu, mereka dituntut buat sigap menyesuaikan selera pasar yang cepat berubah. Nggak heran, meski seharian cuma di toko, pekerjaan mereka justru menguras tenaga. Apalagi nggak jarang mereka menemui kritik dan complain soal display barang maupun suasana toko. Makanya, perlu banget melatih sikap cepat tanggap serta tahan banting.

 

Suka Kepo

Pekerjaan seorang VM nggak cuma dilihat dari display toko yang menarik. Hal lain yang menjadi nilai plus dari seorang VM adalah kemampuan mereka menganalisis perubahan selera dan kebutuhan pelanggan. Nah, karena pekerjaan mereka yang dikatakan silent selling, mereka juga harus punya strategi penataan display. That’s why, sifat kepo perlu dikembangkan buat memperkuat hasil analisis dan prediksi selera pasar.

 

Kreatif dan Punya Jiwa Seni

Seperti yang dikatakan Johannes Romero, Senior VM brand Michael Kors dan Kate Spade New York. Display toko yang atraktif dan menarik bisa meningkatkan penjualan. Untuk itu, seorang VM harus kreatif dan punya art taste  yang bagus.  Jika kamu ngerasa cukup kreatif dan nyeni abis, pekerjaan ini bakal cocok banget buat kamu. Kamu hanya perlu mengembangkan sifatmu itu untuk mempelajari desain grafis, fine art, desain tata ruang, ataupun desain interior.

 

Peka Sama Tren Terkini

Saat bekerja, VM wajib untuk  selalu jaga display dan tampilan toko yang terbaik. Khususnya untuk mendisplay toko pada season tertentu. Misalnya, ketika menuju Christmas season. Nggak lucu dong kalau kamu membiarkan barang last season masih dominan terpajang di seluruh isi toko. Makanya, kamu yang pengin berkarir jadi VM, kudu punya sense terhadap tren terkini untuk meningkatkan interest pengunjung toko.

 

Ilustrasi: Rama Zetizen Team

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →