TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

Manfaat Pokemon Go Bagi Anak Penyandang Autisme

z
Penulis:zetizen
Sabtu, 23 Jul 2016•23 Jul 2016
Manfaat Pokemon Go Bagi Anak Penyandang Autisme
Default CaptionFoto: zetizen / Zetizen Media

 

Zetizen.com – Di samping kontroversi game Pokemon Go dilarang atau nggak, game ini punya banyak manfaat. Manfaat utamanya jelas mengurangi berat badan. Sebab, pemain harus berjalan untuk berburu pokemon. Tapi, ternyata, game berbasis teknologi augmented technology ini juga bermanfaat bagi penyandang autisme. Hal itu diungkapkan Craig Smith, seorang pengajar anak penyandang autisme asal Australia. Bagaimana bisa?  

 

Memperbaiki Strukur Otak

Game buatan Niantic, Inc. ini ternyata bisa membantu perbaikan struktur otak penyandang autisme melalui fitur visual di dalamnya. Menurut Smith, sekitar 90 persen anak dengan autisme lebih mudah belajar melalui apa yang mereka lihat secara visual. Dengan bermain Pokemon Go, mereka bisa menggunakan otaknya untuk berfikir lebih kreatif.

 

Meningkatkan Interaksi dengan Dunia Luar

Bermain Pokemon Go juga bisa membantu anak-anak penyandang autism mengembangkan kepekaan berkomunikasi dengan orang lain. Sebab, Pokemon Go mengharuskan pemainnya menjelajah dunia luar, khususnya spot-spot publik yang memungkinkan adanya interaksi.

“Permainan ini dapat mendorong terbentuknya interaksi, bahkan pertemanan baru. Untuk sebuah permainan gadget, Pokemon Go bisa memberikan peluang yang tidak terduga sebelumnya,” jelas Smith, dilansir dari Independent.

Menambah Rasa Percaya Diri

Umumnya, penyandang autisme sulit untuk mengembangkan kepekaan dan kecakapan bersosialisasi. Tapi, Pokemon Go terbukti telah membantu mengembangkan kepercayaan diri anak-anak penyandang autisme yang dididik Smith. “Anak penyandang autisme biasanya lebih mudah untuk merespon interaksi melalui penggunaan alat visual yang membuat mereka lebih percaya diri melakukan sesuatu,” kata Smith.

 

Ralphie Koppelman
Ralphie mulai sering lebih dulu menyapa anak lain yang juga main Pokemon Go. (Foto: Today)

 

Eits, manfaat itu sebenarnya juga bisa didapat kalian yang normal kok. Merasa selama ini minder dan sering diam di rumah? Mungkin ini kesempatanmu buat eksplor dunia luar. Selamat bermain! (independent/west/dhs/rat)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →