TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

Ejen Ali The Movie 2: Misi Satria Ketika Teknologi Bertemu Hati

p
Jumat, 11 Jul 2025•11 Jul 2025
Ejen Ali The Movie 2: Misi Satria Ketika Teknologi Bertemu Hati
Sumber : IstFoto: pingki maharani / Zetizen Media

Zetizen - Setelah pertama kali muncul tahun 2019, Ejen Ali kembali dengan petualangan yang lebih besar dalam film kedua ini. “Ejen Ali The Movie 2: Misi Satria” mengisahkan fase Ali Ghazali yang makin dewasa, diuji oleh teknologi canggih dan dilema emosional yang memperkuat karakternya.

Sinopsis Film Ejen Ali The Movie 2

Film dibuka usai peristiwa Mission: Champion di musim tiga, Ali resmi ditugaskan sebagai pilot proyek SATRIA, kostum zirah pintar berteknologi AI yang dirancang untuk memperkuat kemampuan fisik dan mental agen MATA. Bersama satwa cerdas seperti kucing Comot dan sahabatnya Alicia, Ali ditugaskan menghalau ancaman baru: kelompok kriminal Neonimus, mantan musuh yang kembali dengan kekuatan lebih besar.

Saat aksi memanas, muncul pula tokoh misterius bernama Cero, yang ternyata memiliki hubungan masa lalu dengan Alicia. Hal ini membuka konflik batin Ali: diam-diam ia harus menjaga rasa persahabatan sekaligus merespons tekanan tugas yang tak ringan.

Dalam perjalanan panjangnya, Ali melawan pemberontakan teknologi yang tak sekadar menuntut kekuatan, namun juga pengambilan keputusan sarat moral. Pertempuran akhirnya menegaskan satu hal: bahwa di balik aksi spektakuler, nilai keberanian, kepercayaan, dan hati manusia-lah yang sesungguhnya mengendalikan teknologi.

Fakta Seru dan Menarik Ejen Ali The Movie 2

  • Sekuel dari Film 2019

    Melanjutkan cerita film pertama yang fenomenal, kali ini Ali tampil lebih matang secara emosi dan visual.

  • Produksi Memakan Dua Tahun

    Penggarapan film ini berlangsung sejak awal 2023 hingga 2025, melibatkan pengembangan animasi dan efek visual kelas atas.

  • Kolaborasi Indonesia–Malaysia

    Sekitar 19 menit adegan animasi dibuat oleh animator dari Dipadira Animation Studios di Yogyakarta, Indonesia.

  • Musik dari Nidji

    Lagu tema “Teman Sejati” dibawakan band Nidji dan menjadi warna emosional di bagian klimaks film—sempurna untuk menggambarkan persahabatan Ali dan Alicia.

  • Desain Kostum Lokal

    Kostum “Satria” Ali terinspirasi budaya lokal Melayu, seperti tanjak, menggunakan komando “Satria, bangkit!” bukan bahasa Inggris.

  • Karakter Berkembang

    Ali dan Alicia tidak lagi seperti sebelumnya: rival diubah menjadi tim solid, dan keduanya mengalami pertumbuhan karakter yang nyata.

  • Isu AI dan Etika Teknologi

    Film mengangkat tema penggunaan kecerdasan buatan dalam kehidupan manusia—apa yang terjadi ketika teknologi mengambil alih kontrol?.

  • Tayang Perdana di Malaysia

    Film tayang pertama kalinya di Malaysia pada 22 Mei 2025, diproduksi oleh WAU Animation dan didistribusikan Primeworks Studios.

  • Masuk Indonesia 27 Juni 2025

    Setelah sukses di negeri asalnya, film dihadirkan ke penonton Indonesia mulai 27 Juni 2025.

  • Pemecah Rekor Box Office

    Di Malaysia, film meraih pendapatan sekitar RM 59,3 juta, menjadikannya animasi terlaris di negara itu sejauh ini.

  • Durasi Geser ke Duel Emosi dan Aksi

    Dengan durasi sekitar 115–120 menit, film berhasil menyeimbangkan adegan laga dan kedalaman emosi karakter utama.

Jadwal Tayang Ejen Ali The Movie 2

  • Malaysia: 22 Mei 2025 : Golden Screen Cinemas

  • Brunei: 22 Mei 2025 (terbatas)

  • Singapura: 5 Juni 2025

  • Indonesia: 27 Juni 2025

  • Durasi film berkisar antara 115 hingga 120 menit, ideal untuk penonton dari segala usia .

Ejen Ali The Movie 2 bukan hanya hiburan visual semata. Ia menyajikan perpaduan berpikir reflektif, tentang teknologi, persahabatan, dan kepercayaan diri, dalam latar dunia agen rahasia yang menegangkan.

Film ini menegaskan bahwa kemajuan teknologi menuntut kematangan emosi, dan bahwa keberanian sejati lahir dari hati yang tulus, bukan hanya dari sekadar zirah pintar.

Untuk siapa pun yang tumbuh bersama Ejen Ali atau baru ingin mengenalnya, Misi Satria adalah undangan untuk memahami bahwa pertumbuhan dan teknologi harus selalu berpadu dengan hati.

Selamat menonton, semoga cerita ini memberi inspirasi, bukan hanya adrenalin.

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →