TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

Sinopsis Asrama Putri, Horor Kesurupan Massal di Asrama Mahasiswi Bogor

n
Penulis:nadia
Kamis, 19 Feb 2026•19 Feb 2026
Sinopsis Asrama Putri, Horor Kesurupan Massal di Asrama Mahasiswi Bogor
Dea Annisa dalam konferensi pers film Asrama Putri. Source: KumparanFoto: nadia / Zetizen Media

Zetizen - Film horor Asrama Putri produksi Puras Production dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 19 Februari 2026. Disutradarai oleh Wishnu Kuncoro dan diproduseri Adipati Karna, film ini terinspirasi dari kisah nyata yang sempat viral dan terjadi di sebuah kampus di Kota Bogor.

Mengambil latar kehidupan asrama mahasiswi, Asrama Putri tidak hanya menyuguhkan teror supranatural, tetapi juga menampilkan dinamika sosial yang sering kali tersembunyi di balik kehidupan akademik.

Terinspirasi Kisah Nyata dan Isu Sosial Kampus

Wishnu Kuncoro menegaskan bahwa film ini memang berangkat dari kejadian nyata yang dialami mahasiswi di Bogor. Namun, alih-alih hanya berfokus pada unsur mistis, film ini juga mengangkat isu sosial yang relevan dengan kehidupan kampus.

Tekanan lingkungan, relasi kuasa, hingga praktik menyimpang yang tersembunyi menjadi bagian dari konflik yang memperkuat cerita. Pendekatan ini membuat Asrama Putri tidak hanya tampil sebagai film horor biasa, tetapi juga sebagai refleksi sisi gelap dunia akademik yang jarang disorot.

Pemeran Gwen, Dea Annisa, menyebut karakter yang ia mainkan sangat berbeda dari dirinya.

“Beda banget karakter Gwen sama aku sehari-hari. Gwen ini pemberani, kalau aku sih penakut banget terhadap hal-hal berbau horor,” ujarnya.

Menurutnya, film ini menggabungkan kejadian mistis dengan realitas sosial yang dekat dengan kehidupan mahasiswa.

Sinopsis: Kesurupan Massal dan Rahasia Kelam di Balik Asrama

Kisah bermula dari kedatangan Mia (Mawar Butterfly), dosen baru di sebuah kampus ternama di Bogor. Namun, suasana akademik yang semula terlihat normal berubah drastis ketika terjadi kesurupan massal di asrama putri.

Peristiwa tersebut memicu kepanikan dan menyisakan tanda tanya besar. Setelah kejadian itu, gangguan gaib terus terjadi dan membuat para penghuni asrama hidup dalam ketakutan. Loly (Nadya Ulya) menjadi mahasiswi yang paling rentan terhadap teror misterius tersebut.

Di tengah situasi yang belum pulih, terungkap pula praktik prostitusi terselubung yang dijalankan oleh Miko (Bima Prawira) dan Beny (Surya R Kusumah). Fakta ini memperlihatkan bahwa ancaman di asrama tidak hanya datang dari dunia gaib, tetapi juga dari manusia itu sendiri.

Ketegangan mencapai puncaknya dengan kemunculan Sally (Nasywa Auliya), sosok hantu perempuan yang selalu dikaitkan dengan kematian. Mia bersama Gwen (Dea Annisa) berupaya mengungkap misteri tersebut melalui sebuah buku harian tua milik Sally. Penelusuran itu perlahan menyeret nama Lazuardi (Samuel Rizal), seorang dosen yang menyimpan rahasia kelam masa lalu.

Konflik film ini kemudian berkembang menjadi pertarungan antara kebenaran yang ingin diungkap dan trauma yang selama ini dikubur.

Atmosfer Horor Kampus yang Bikin Ngeri Karena Terasa Dekat

Salah satu kekuatan utama Asrama Putri terletak pada latarnya yang sangat familiar: kampus dan asrama mahasiswa.

Lingkungan yang biasanya identik dengan ruang belajar, pertemanan, dan kebebasan masa muda justru berubah menjadi ruang penuh ketakutan. Lorong asrama yang sempit, kamar-kamar tertutup, serta dinamika kehidupan mahasiswi menciptakan rasa teror yang terasa lebih personal.

Horor dalam film ini tidak hanya hadir melalui sosok gaib, tetapi juga melalui ketegangan psikologis dan rahasia yang tersembunyi di balik kehidupan akademik. Pendekatan ini membuat terornya terasa lebih realistis dan membekas, terutama bagi penonton yang pernah merasakan hidup di asrama.

Dengan klaim terinspirasi dari kisah nyata, atmosfer yang dibangun semakin memperkuat kesan bahwa kejadian serupa bisa saja terjadi di tempat yang tampak biasa.

Daftar Pemain Film Asrama Putri

Selain Samuel Rizal, Mawar Butterfly, dan Dea Annisa, film ini turut dibintangi:

  • Monique Henry sebagai Liza (rektor)

  • Nadya Ulya sebagai Loly

  • Nasywa Auliya sebagai Sally

  • Bima Prawira sebagai Miko

  • Surya R Kusumah sebagai Beny

  • Luz Viktoria

  • Nasywa Auliya

  • Mawar Butterfly

  • Beberapa pemain pendukung lainnya

Dengan latar kampus yang familiar bagi banyak penonton muda, Asrama Putri mencoba menghadirkan horor yang bukan hanya menakutkan, tetapi juga reflektif terhadap dinamika sosial di balik kehidupan mahasiswa.

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →