TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

3 Sebab Munculnya Cinta Lokasi

z
Penulis:zetizen
Rabu, 7 Sep 2016•7 Sep 2016
3 Sebab Munculnya Cinta Lokasi
Default CaptionFoto: zetizen / Zetizen Media

 

Zetizen.com - Nggak peduli meski internet dan medsos bisa menghubungkan orang ke seluruh dunia, tetap aja masih banyak orang yang mengalami cinlok alias cinta lokasi. Banyak kemungkinan yang bikin cinlok muncul. Mulai dari ketemu di acara ultah temen, terlibat suatu project bareng, sering chatting, sampai akhirnya berujung naksir. Dibandingin sama temen yang udah lama dikenal, persatuan karena takdir ini lebih rawan bikin baper loh! Jadi, apa sih penyebab seseorang orang bisa cinlok? (guardian/youramazingbrain/elitedaily/fhr/ver)  

 

Kesan Pertama yang Spesial

Sebagian besar dari cinlok terjadi waktu kita emang lagi keren. Misalnya ketemu di pesta ultah temen. Tentu yang cowok lagi pakai kemeja bagus, dan si cewek pakai gaun yang indah. Karena emang sama-sama lagi cakep, nggak kaget kalau mereka saling tertarik satu sama lain.

So, kesan pertama yang baik adalah inti dari cinlok. Teori ilmiah pun membenarkan hal ini. Adanya ketertarikan waktu pertama ketemu ini terdorong oleh impuls dalam syaraf manusia. 

“Ini seperti teori chaos, yakni kondisi awal amat berpengaruh ke hasil akhir. Kesan pertama ialah momen ketika orang menganalisa karakter lawan bicaranya,” ujar Prof. Frank Barnieri dari Oregon University dalam Guardian.

Nggak hanya jadi pemicu terjadinya cinlok, kesan pertama yang spesial juga bakal diingat sepanjang masa. Makanya, nggak ada salahnya mulai ciptain kesan pertama yang oke. Jangan mau kalah spesial sama martabak pinggir jalan, bro!

 

Makin Kenal, Makin Klik

Setelah kesan pertama yang bagus, baper bakal muncul jika terjadi kecocokan. Yup, kesan pertama mungkin menentukan kita tertarik atau enggak sama si doi. Tapi, komunikasi lebih lanjut tetep dibutuhin. Sebab, komunikasi yang intens bikin baper mulai muncul. 

Secara ilmiah, proses baper ini turut terbantu oleh tiga hormon manusia. Yakni Adrenaline, Dopamine, dan Serotonin. Hormon Adrenaline bikin kita ngerasa nervous kalau ketemu gebetan. Sedangkan Dopamine bikin kita nggak bisa tidur gara-gara keinget doi. Dan Serotonin, yang bikin kamu sayang, perhatian dan kepikiran terus.

Jadi, cinlok nggak bisa terjadi di lokasi saat itu juga. Tapi perlu sedikit waktu buat saling kenal dulu. Nah, begitu kamu ngerasa klik dan cocok, kontribusi tiga hormon itu bakal bikin kamu jadi sayang sama dia.

 

Orang Baru Bikin Penasaran

Selain dua hal di atas, sifat natural manusia yang cenderung penasaran ke orang baru juga jadi penyebab cinlok. Makanya, dibanding sama temen yang udah bertahun-tahun sekelas, kita lebih rawan baper ke temen les, temen ngerjain tugas kelompok, atau temen baru yang kenalan di event-event tertentu.

Orang baru berarti teritori baru. Manusia punya sifat selalu kepo sama wilayah baru itu dan cenderung ingin ‘menaklukkannya’. Menurut Elite Daily, ketertarikan sama gebetan juga berkaitan sama rasa ‘ingin menaklukan’ tersebut. Yaa.. kalau kata lirik lagu dangdut sih gini: “Sungguh mati aku jadi penasaran, sampai mati pun akan kuperjuangkan” #ciat

See? Cinta emang bisa timbul karena terbiasa, tapi cinlok juga nggak bisa instan alias butuh proses. Well, nggak ada salahnya punya hubungan karena cinlok. Asalkan ada komitmen, biar kecocokan nggak cuma ada akibat kesan pertama yang baik aja. #ciegitu

 

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →