TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

Awas, Siaga, Waspada, Apa sih Makna Status Bahaya Gunung Berapi Itu?

r
Penulis:rafika yahya
Sabtu, 30 Sep 2017•30 Sep 2017
Awas, Siaga, Waspada, Apa sih Makna Status Bahaya Gunung Berapi Itu?
Default CaptionFoto: rafika yahya / Zetizen Media

Zetizen.com - Udah beberapa hari terakhir, kita diperdengarkan berita bahwa gunung Agung, salah satu Gunung tertinggi di Pulau Bali sedang dalam pengawasan ketat. Penyebabnya, status gunung tersebut baru saja dinaikkan jadi Awas. 

Hal itu berkaitan dengan aktivitas magma yang terus meningkat dan dikhawatirkan akan berujung pada erupsi gunung yang berbahaya. Namun, sebenarnya seberapa bahaya sih status Awas tersebut? Terus, ada berapa macam status gunung berapi yang perlu kita pahami buat mengerti bahayanya?

 

Aktif dan Normal

Status gunung yang aktif dan normal berarti gunung tersebut tetap beraktivitas meskipun tidak memiliki perubahan yang signifikan. Status ini pun bisa disimpulkan dengan melihat aktivitas gunung seperti ada erupsi ataupun tidak, serta aktivitas seismik yang meliputi penelitian dari Badan Meteorologi dan Klimatolgi setempat.

Secara umum, status ini menunjukkan keadaan gunung yang stabil dan cenderung aman buat didekati. Meski begitu, mendekat ke gunung api aktif dengan status Normal sekalipun tetap butuh kewaspadaan tinggi. Soalnya, status aktif merupakan masa bagi lava dan magma untuk beraktivitas sebelum meledak bila waktunya tiba.

 

foto: youtube.com

Siaga

Ibarat lagi PDKT, status gunung yang satu ini jadi tanda munculnya pergerakan baru, alias peningkatan aktivitas pada sebuah gunung api. Status Siaga pada gunung berapi menunjukkan kalau lava dan magma di dalamnya sedang on the way untuk meletus.

Hal ini bisa dilihat dari peningkatan intensif kegiatan gunung berapi. Di status ini, warga sudah harus disiapkan untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Seperti mulai membangun tenda darurat maupun mulai mengungsi.

 

foto: travel and leisure

Waspada

Dilihat dari namanya, status ini mendorong pemerintah setempat untuk segera mengambil tindakan. Artinya, gunung berapi sudah mulai menunjukkan peningkatan aktivitas signifikan menjelang erupsi.

Pada fase ini, gunung berapi mulai menunjukkan peningkatan aktivitas seismik dan mulai ada aktivitas vulkanik seperti gangguan magmatik, tektonik yang bisa dilihat dari adanya gempa.

 

foto: the National

Awas

Status ini paling dekat dengan kejadian erupsi. Biasanya, setelah pemerintah setempat menetapkan status Awas pada suatu gunung, letusan-letusan mulai terjadi dan aktivitas seismik maupun vulkanik sudah hampir mencapai puncak.

Dilihat dari aktivitasnya, bisa jadi erupsi besar akan terjadi kurang dari 24 jam. Kemungkinan juga status ini akan tetap bertahan jika terjadi letusan susulan setelah letusan utama, seperti yang terjadi di gunung Sinabung.

 

Editor: Bogiva

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →