TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

Mark Zuckerberg Bela Apple, Bill Gates Pro FBI

z
Penulis:zetizen
Rabu, 24 Feb 2016•24 Feb 2016
Mark Zuckerberg Bela Apple, Bill Gates Pro FBI
Pada 16 Februari 2016 lalu FBI memerintahkan Apple untuk menjebol enkripsi iPhone 5C milik salah satu teroris kasus San Benardino, California, yang terjadi tahun lalu. Namun, CEO Apple Tim Cook meresponnya dengan surat terbuka yang terang-terangan menolak perintah itu. Konflik antara FBI dan Apple mengundang opini pro dan kontra, termasuk dari CEO Facebook Mark Zuckerberg dan co-founder Microsoft Bill Gates.Foto: zetizen / Zetizen Media

Zetizen.com - Pada 16 Februari 2016 lalu FBI memerintahkan Apple untuk menjebol enkripsi iPhone 5C milik salah satu teroris kasus San Benardino, California, yang terjadi tahun lalu. Namun, CEO Apple Tim Cook meresponnya dengan surat terbuka yang terang-terangan menolak perintah itu. Konflik antara FBI dan Apple mengundang opini pro dan kontra, termasuk dari CEO Facebook Mark Zuckerberg dan co-founder Microsoft Bill Gates.

 

Dengan membuka enkripsi iPhone berarti dapat diketahui informasi krusial seperti histori medis, banking, dan data keamanan lain. Apple telah bekerja keras melindungi pengguna dari hacker dan menjebol enkripsi bisa membahayakan 10 juta pengguna lain di Amerika Serikat. “Kami percaya bahwa niat FBI baik. Tapi menuruti perintah FBI berarti meremehkan kebebasan dan liberalisme yang dilindungi pemerintah,” tutur Tim Cook dilansir dari Business Insider.

Mark Zuckerberg bersimpati pada Apple yang tetap pada pendiriannya.“Saya tak setuju jika membuka encryption akan efektif meningkatkan keamanan atau menjadi langkah benar yang harus diambil. Kami sangat bersimpati kepada Tim Cook dan Apple,” ujarnya dilansir dari BBC.


Di sisi lain, Bill pro dengan perintah FBI dan pengadilan Amerika Serikat. Menurutnya, perusahaan teknologi seperti Apple sudah seharusnya membantu penegakan hukum seperti investigasi terorisme. “Pemerintah tidak asal meminta akses data. Mereka hanya meminta untuk hal-hal yang khusus. Sama halnya seperti mereka minta akses data ke perusahaan telekomunikasi dan bank,” jelas Gates, dilansir dari CNET. 

So, what do you think, guys? Setuju sama Mark Zuckerberg atau Bill Gates? (dhs/sam)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →