TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 2026•17 Brand Lokal Pakaian Terlaris•7 Manfaat Buah Untuk Kesehatan•LNGSHOT Menang di KMA 2026•Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia•

Nggak Bisa Lepas dari Gadget? Awas Pikun!

z
Penulis:zetizen
Kamis, 12 Mei 2016•12 Mei 2016
Nggak Bisa Lepas dari Gadget? Awas Pikun!
Default CaptionFoto: zetizen / Zetizen Media

 

Zetizen.com - Akhir-akhir ini para ilmuwan makin rajin meneliti soal efek pengunaan smartphone. Sebagain besar hasil penelitian itu menyatakan bahwa smartphone buruk bagi kesehatan kita, termasuk riset oleh Carnegie Mellon University di Pennsylvania pada 7-12 May 2016. Mereka menyimpulkan bahwa terlalu sering pakai smartphone bisa bikin kita pikun!

Penelitian itu dipimpin Profesor Geoff Kaufman pada 300 partisipan lewat empat uji kemampuan otak. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa partisipan lebih cepat menganalisis dan mengingat masalah dari platform cetak daripada digital. Sebab, memakai perangkat digital telah mengubah cara kerja otak manusia loh. Otak kita bekerja lebih keras untuk memproses informasi yang kita terima dari smartphone. Nah, efek sampingnya otak susah menyimpan memori karena sudah terlalu lelah.

 

Photo by Time

 

Parahnya lagi, sering melihat layar smartphone atau gadget juga bisa mengubah mekanisme fokus otak dan pandangan. “Layar digital bikin kita hanya fokus pada suatu detail bukan gambar secara keseluruhan. Alhasil, smartphone membiasakan otal kita mempersempit rentang fokus,” ujar Profesor Geoff Kaufman, dilansir dari Mirror. Kaufman juga membuktikan bahwa mengerjakan tugas di kertas bisa lebih cepat selesai dibandingkan ngerjain di smartphone atau tablet.

Tuh kan, mengakses informasi dari smartphone emang serba cepat dan praktis. Tapi ternyata kemudahan itu punya efek samping. That’s why, bacaan kita harus seimbang antara platform digital dan cetak. (mirror/ibtimes/dhs/sam)

Topik Terkait / Tags

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →